Eco Rangers Sumenep 2026, 40 Pelajar Madura Belajar Kelola Sampah dan Tanam Mangrove

Porosbaru
Eco Rangers Sumenep 2026
Direktur PT Raharja Energi Cepu Tbk, Alexandra Sinta Wahjudewanti, memberikan hadiah kepada pelajar Madura yang menjuarai Eco Rangers. (porosbaru.com).

Sumenep, Porosbaru.com : Sebanyak 40 pelajar mengikuti rangkaian program edukasi lingkungan bertajuk Bootcamp Eco Rangers Sumenep 2026 yang diinisiasi LEADS Indonesia bersama PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), Rabu (16/09) di Cafe Tanean, Sumenep.

Founder LEADS Indonesia, Maliki, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai edukasi dini kepada generasi muda mengenali persoalan lingkungan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Ia menyebut kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan oleh satu sekolah yang memilih untuk bergerak, dan satu generasi muda yang berani mengambil peran

“Tidak perlu menunggu perubahan besar untuk menciptakan perubahan baik bagi lingkungan,” ujarnya dalam sambutan di Tanean, Sumenep.

Diketahui, peserta yang terlibat merupakan pelajar SMP di Pulau Madura yang sebelumnya mengikuti Lomba Infografis dan Lomba Daur Ulang. Dari proses seleksi, terpilih 16 tim untuk mengikuti rangkaian bootcamp.

Kegiatan diawali dengan kunjungan edukatif ke Bank Sampah Mawar, Desa Marengan Daya, Sumenep.

Peserta kemudian diajak mempelajari proses pemilahan sampah organik dan anorganik, penimbangan hingga pengelolaan sampah yang memiliki nilai ekonomi.

Setelah belajar pengelolaan sampah, peserta mengikuti penanaman mangrove di Pantai Kundang Wetan, Kecamatan Saronggi sebagai rangkaian edukasi mengenai fungsi mangrove dalam menjaga ekosistem pesisir dan mengurangi dampak abrasi.

Direktur PT Raharja Energi Cepu Tbk, Alexandra Sinta Wahjudewanti, mengatakan persoalan sampah perlu ditangani sejak dari sumbernya, terutama di tengah keterbatasan kapasitas tempat pemrosesan akhir (TPA) di sejumlah daerah.

Alexandra menambahkan, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari lingkungan terdekat.

“Penting membangun kesadaran sejak dari sumbernya, mulai dari bagaimana sampah dipilah, dikelola, hingga memiliki nilai ketika ditangani dengan tepat,” katanya.

Selain isu lingkungan, RATU menyatakan komitmennya memperluas dampak sosial melalui program di bidang lingkungan, pendidikan, pemberdayaan dan kesetaraan.

Perusahaan juga membuka peluang pengembangan program, termasuk dukungan beasiswa bagi generasi muda.

“Melalui Eco Rangers, peserta tidak hanya mendapat materi lingkungan, tetapi juga diajak melihat langsung pengelolaan sampah dan melakukan aksi konservasi pesisir,” pungkas Alexandra. (dty/rd).

Poros Baru berkomitmen menghadirkan berita yang aktual, berimbang dan terpercaya dengan semangat jurnalisme profesional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan Pasang Iklan Anda di Poros Baru sekarang.

Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *