Sumenep, porosbaru.com : Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemkab Sumenep melalui Disperkimhub menganggarkan sebesar Rp1,110 miliar untuk Mudik Gratis 2026.
Data pengadaan menunjukan, sebesar Rp260 juta dialokasikan untuk sewa bus Jakarta-Sumenep, serta sewa kapal bagi perantau kepulauan sebesar Rp850 juta. Seluruh anggaran bersumber dari APBD 2026.
Plt. Disperkimhub Sumenep, Achmad Dzulkarnain mengungkapkan, sebanyak delapan armada bus dengan kapasitas 45 kursi akan bertolak dari Jakarta membawa peserta mudik yang telah mendaftar.
Selain jalur darat, ia menjelaskan empat kapal juga disiapkan untuk melayani perantau tujuan kepulauan. Seluruh anggaran, kata dia, difokuskan untuk pembiayaan tiket penumpang.
“Betul, 260 untuk transport darat dan 850 untuk sewa kapal. Bayar tiket. Jumlah pasti kuota peserta satu bus ada 45 kursi, kalikan saja jumlahnya,” jelasnya, Rabu (25/02).
Menurut Dzoel, sapan akrabnya, armada kapal yang akan melayani mudik kepulauan, yakni Dharma Kartika, Citra Dharma, DBS 3, serta Sabuk Nusantara.
Kendati demikian, Dzoel belum memastikan penambahan armada bus maupun kapal bagi perantau. “Sementara itu dulu yang kami catat. Mungkin ada penambahan dari Pemprov,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Sekda Sumenep, Syahwan Efendi menyampaikan, Mudik Gratis 2026 merupakan bagian dari misi “Bismillah Melayani” Pemkab Sumenep.
Menurut Syahwan, program tersebut bertujuan dan menghemat biaya masyarakat saat Lebaran, mengurangi kepadatan lalu lintas, serta menekan risiko kecelakaan akibat kelelahan perjalanan.
Ia berharap dengan adanya program Mudik Gratis 2026 dapat menjadi solusi dari tujuan tiga permasalan di atas.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat di perantauan Jakarta dan sekitarnya untuk memanfaatkan program tersebut guna pulang kampung dan mempererat silaturahmi.
“Mari manfaatkan mudik gratis untuk ‘nambhai kerrong’ kepada kerabat dan handai tolan,” tutupnya. (Aditya/Red).











Komentar