Sekda Sumenep Minta PPPK Bersabar, Tegaskan Langkah Perbaikan Sistem

Aditya Apriyanto
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Syahwan Efendi, meminta PPPK Paruh Waktu bersabar terkait tersendatnya proses pencairan gaji di bulan Januari 2026.
Plt.Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, Syahwan Efendi, meminta PPPK Paruh Waktu Sumenep bersabar. Ia memastikan PPPK segera mendapatkan haknya secepatnya. (Foto:Radarmadura/Aditya).

Sumenep, porosbaru.com : Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Syahwan Efendi, meminta PPPK Paruh Waktu bersabar terkait tersendatnya proses pencairan gaji di bulan Januari 2026.

Menurut Syahwan, langkah tersebut bukan tanpa alasan. Ia menegaskan bahwa keterlambatan gaji  PPPK Paruh Waktu saat ini semata-mata guna memperbaiki sistem lebih baik.

“Saya harap untuk bersabar karena ini semata-mata untuk perbaikan sistem agar ke depan bisa lebih baik,” ujar Syahwan, Kamis (12/02).

Ia memastikan, Pemkab Sumenep sedang berupaya meamaksimalkan pembenahan guna meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

Pemkab, kata dia, terus berupaya mengevaluasi dan memastikan gajikan PPPK Paruh Waktu bisa secepatnya memperoleh hak nya dalam waktu dekat.

“Kemungkinan bulan depan (cair), tapi kami upayakan secepatnya,” tutupnya.

Sebelumnya, salah satu PPPK yang enggan menyebut namanya mengeluh terkait gaji yang belum dibayar hingga memasuki awal bulan Februari.

Kondisi tersebut memberatkan, terutama bagi mereka yang menjadikan gaji tersebut sebagai sumber penghasilan.

Syahwan juga meminta semua pihak tetap tenang sembari menunggu proses penyelesaian administrasi.

Dengan adanya penegasan terhadap gaji PPPK Paruh Waktu Kabupaten Sumenep, persoalan gaji dapat segera tuntas dan sisitem pembayaran ke depan dapat tertata secara maksimal. (Aditya/Red).

IKUTI SALURAN RESMI KAMI
Hobi menulis catatan harian sejak duduk di bangku Menengah Pertama (MTS) mengantarkannya menekuni secara serius dunia kepenulisan di Komunitas Kutub, Yogyakarta. Namun, ia baru hijrah ke dunia jurnalalistik sejak refleksi hidupnya pada isu sosial dan dinamika daerah. Karena itu, ia aktif menulis berbagai topik, mulai dari peristiwa lokal, ekonomi, pemerintahan, hingga persoalan masyarakat. Selain menulis, ia juga gemar membaca buku, melukis realis, dan memiliki minat yang besar pada segala hal yang belum ia ketahui.

Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *