Sumenep, porosbaru.com : Di tengah memanasnya proses seleksi kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep 2026, Syahwan Efendi mengungkap sejumlah perseolan yang menjadi Pekerjaan Rumah (PR) Sekretaris terpilih.
Dari beberapa PR tersebut, eks Kepala Dinas kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) itu menyebut penguatan kedisiplinan Aparur Sipil Negara (ASN) menjadi persoalan utama di lingkungan pemerintah tagline Kota keris.
Menurutnya, kedisiplinan ASN menjadi fondasi penting untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan pelayanan masyarakat dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.
“Yang perlu diselesaikan untuk birokrasi adalah disiplin,” katanya saat dihubungi, Minggu (01/02).
Selain itu, Syahwan juga menyoroti target pencapaian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta komunikasi humanis antar OPD dengan pemangku kepentingan.
“Pencapaian target masing-masing OPD perlu ditingkatkan, dan komunikasi dengan Stakeholder, seperti DPRD, Tomas, Ormas perlu diharmonisasikan,” tambahnya.
Sebagai harapan sebelum masa jabatanya berakhir di bulan Maret mendatang, ia memastikan Sekda terpilih mengutamakan sistem meritokrasi dan transparansi untuk pembangun daerah berkelanjutan.
“Harapan untuk Sekda Kedepan adalah membangun transparansi dan meritokrasi dengan diiringi tentu prioritas pembangunan yang seimbang antara daratan dan kepulauan, tentu kelengkapan sarana dan prasarana yang memadai untuk kepulauan yang lebih baik,” pungkas Syahwan.
Diketahui, hasil akhir calon Sekda Sumenep 2026 yang lolos tiga besar akan diumumkan di laman resmi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) pada Rabu, (18/02).
Hingga saat ini, publik masih menunggu hasil Sekda terpilih yang tidak hanya cakap dalam manajerial, tetapi diharapkan memiliki leadership yang baik, serta sensitivitas sosial dalam mengelola dinamika daerah. (Aditya/Red).







Komentar