AF Sport U-17 Sumenep Resmi Dibuka, Tim Jagoan Bupati Takluk 1-3

Aditya Apriyanto
AF Sport U-17 Sumenep
Dua kesebelasan sepak bola tengah saling berusaha menguasai bola dan merebutkan piala AF Sport U-17 Sumenep. (porosbaru.com/adtya).

Sumenep, Porosbaru.com : Kompetisi sepak bola AF Sport U-17 Sumenep resmi dibuka dengan laga sengit antara kesebelasan Kecamatan Kota Sumenep melawan Kecamatan Batuan pada Sabtu (10/10/2026) sore di GOR A. Yani Pangligur.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, didampingi Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, menyebut kompetisi tersebut digelar untuk menemukan talenta muda sepak bola potensial dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, para pemain yang tampil akan dipantau untuk diseleksi sebagai bagian dari persiapan Perssu menghadapi kompetisi mendatang di liga 4.

“Karena Desember ini akan ada Liga 4. Kita punya klub Perssu, jadi Perssu akan bertanding di Liga 4. Sebagian pemain ini nanti kita saring dari antarkecamatan,” ujarnya saat konfrensi press  usai petandingan.

Fauzi menjelaskan, AF Sport U-17  bertujuan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan untuk mengasah kemampuan dan mental bertanding para pemain muda.

Selama pertandingan berlangsung, ia mengamati semakin lama kompetisi, semakin terlihat perkembangan permainan serta karakter pemain ketika menghadapi tekanan di lapangan.

“Selain pembinaan, sebenarnya ini uji mental juga. Jadi, semakin banyak mereka mengikuti kompetisi, semakin terlihat mental mereka sebagai petarung,” jelas Fauzi.

Diketahui sebanyak 27 kecamatan di Kabupaten Sumenep dilibatkan dalam kompetisi tersebut. Setiap kecamatan diminta melakukan seleksi pemain di tingkat desa sebelum membentuk tim untuk berlaga di AF Sport U-17.

Menurut Fauzi, keterlibatan seluruh kecamatan menjadi bagian dari upaya menjaring potensi pesepak bola muda secara merata.

“Dari 27 kecamatan ini, kita ingin melihat talenta-talenta yang dilibatkan berasal dari kecamatan mana saja. Makanya, kemarin kita sampaikan kepada seluruh kecamatan agar melakukan seleksi terlebih dahulu di tingkat desa,” imbuh Fauzi.

Di sisi lain, saat ditanya awak media tim favoritnya, Fauzi secara terbuka menjagokan kesebelasan Kecamatan Batuan sebab kampung domisilinya.

Meski tim favoritnya harus takluk kepada Kecamatan Kota Sumenep dengan skor akhir 3-1, Fauzi mengaku tetap bangga melihat semangat bertanding generasi muda kampungnya.

“Tim favorit bagi saya yang pasti Kecamatan Batuan ‘kan itu desa saya, walaupun, ya, kalah,” jawabnya sembari tertawa.

Dalam pertandingan pembuka tersebut, Kecamatan Batuan memilih bermain bertahan pada awal babak pertama. Sebaliknya, Kecamatan Kota Sumenep langsung tampil menekan sejak peluit dibunyikan.

Kecamatan Batuan berhasil membuka keunggulan pada menit ke-20, lalu disusul oleh Kecamatan Kota Sumenep yang menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan bola lepas dari penguasaan kiper Batuan.

Memasuki babak kedua, Kecamatan Kota Sumenep kembali unggul melalui tendangan penalti pada awal pertandingan.

Hingga peluit dibunyikan, Kecamatan Kota Sumenep terus menggempur pertahanan lawan dan memastikan kemenangan dengan sekor akhir 3-1.

Selain itu, hal menarik dalam kompetisi AF Sport U-17 ini terlihat dari trofi juara yang dirancang menyerupai Piala Dunia.

Konsep tersebut, tambah Fauzi, sengaja dihadirkan untuk memberikan nuansa berbeda sekaligus menambah kebanggaan bagi tim yang berhasil meraih gelar juara.

“Ya, membuat sesuatu yang berbeda saja. Jadi, agar saat nanti juaranya mengangkat piala seperti juara dunia,” kata Fauzi berkelakar. (dty/rd).

Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *