Sumenep, Porosbaru.com : Pemkab Sumenep melalui Kepala Bagian Perekonomian, Dadang Dedy Iskandar memastikan blum terdapat kebijakan resmi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Selasa, (31/03).
Pernyataan resmi tersebut ia sampaikan menyusul beredarnya kenaikan harga dan kelangkaan BBM jenis Pertalite yang mengakibatkan panic buying di Pulau Kangean sejak beberapa hari terakhir.
Kepada porosbaru Dadang menyampaikan terkait informasi yang beredar luas di Media Sosial tidak dapat dibenarkan kepastiannya, sebab hingga saat ini pihaknya belum menerima pengumuman resmi dari pihak Pertamina.
“Sampai hari ini, Pemkab belum menerima informasi adanya kenaikan harga BBM dari Pertamina. Kami berharap masyarakat tetap tenang dan tidak menerima informasi yang belum jelas,” ujarnya, Selasa (31/03).
Ia menjelaskan, peristiwa yang terjadi di Kangean akibat masyarakat mengalami panic buying menyusul kabar yang beredar di media sosial tentang kenaikan harga BBM.
Selain itu ia menyampaikan distribusi BBM ke Sumenep, termasuk ke Kangean berjalan dengan lancar. Pihaknya telah melakukan Sweeping di berbagai lokasi penyaluran BBM guna mencegah efek berantai.
“Distribusi sebenarnya tetap berjalan. Bahkan besok dijadwalkan ada tambahan pengiriman BBM ke Kangean. Kami terus berkoordinasi agar pasokan kembali stabil,” jelas Dadang.
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga kondusivitas dengan tidak melakukan pembelian berlebihan maupun tindakan yang melanggar hukum.
“Kami harap masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu yang belum tentu benar. Mari bersama menjaga situasi agar tetap kondusif,” pungkasnya. (Aditya/Red).







Komentar