Borong Tiga Juara di Syariah Award Jatim 2026, BPRS Bhakti Sumekar Apresiasi Prestasi Sumenep

Porosbaru
dirut bprs
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar. (Foto Do Porosbaru.com)

SUMENEP, Porosbaru.com : Pemkab Sumenep berhasil memborong tiga penghargaan sekaligus dengan meraih Juara 1 pada tiga kategori berbeda dalam ajang Syariah Award Jawa Timur 2026. Tiga penghargaan tersebut masing-masing diraih pada kategori Keuangan Mikro Syariah, Inklusi Keuangan Syariah Pemerintah Daerah, dan Wakaf.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari BPRS Bhakti Sumekar. Sebagai lembaga keuangan milik Pemerintah Kabupaten Sumenep, BPRS Bhakti Sumekar menilai prestasi tersebut menjadi gambaran adanya komitmen daerah dalam mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan berbasis syariah.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep atas capaian tersebut.

“Selamat dan sukses untuk Kabupaten Sumenep atas diraihnya tiga penghargaan Juara 1 pada Syariah Award Jawa Timur Tahun 2026,” ujar Hairil Fajar, Senin (28/9/2026)

Menurut Hairil, keberhasilan meraih tiga penghargaan sekaligus tidak hanya menjadi capaian bagi pemerintah daerah, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Kabupaten Sumenep.

Pasalnya, tiga kategori yang berhasil dimenangkan tersebut mencerminkan pengembangan ekonomi syariah dari berbagai sisi. Keuangan mikro syariah berkaitan erat dengan upaya memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah.

Sementara itu, inklusi keuangan syariah mendorong semakin terbukanya akses masyarakat terhadap berbagai layanan keuangan berbasis syariah. Dengan akses yang semakin luas, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan prinsip yang dianut.

Sedangkan sektor wakaf memiliki dimensi yang lebih luas karena tidak hanya berkaitan dengan aspek sosial keagamaan, tetapi juga menyimpan potensi besar untuk mendukung pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara produktif dan berkelanjutan.

Dirut dan Bupati
Dirut BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar foto bersama Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

“Semoga prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen Kabupaten Sumenep dalam mendorong penguatan ekonomi syariah, inklusi keuangan syariah, serta pengembangan wakaf,” katanya.

Hairil berharap tiga penghargaan tersebut dapat menjadi pemacu bagi seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Sumenep untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan berbagai program yang berkaitan dengan pengembangan ekonomi syariah.

Menurutnya, penghargaan bukan semata-mata menjadi simbol keberhasilan, tetapi juga dapat menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi serta memperluas kolaborasi antarlembaga.

Dorong Ekosistem Ekonomi Syariah Semakin Kuat

BPRS Bhakti Sumekar sebagai salah satu lembaga keuangan milik Pemerintah Kabupaten Sumenep turut menegaskan komitmennya untuk mendukung penguatan ekonomi daerah.

Dukungan tersebut dilakukan melalui layanan dan berbagai program yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

Hairil mengatakan, pengembangan ekonomi syariah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah, lembaga keuangan, pelaku usaha, organisasi masyarakat, serta masyarakat secara umum memiliki peran dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang kuat dan berkelanjutan.

Karena itu, capaian Kabupaten Sumenep dalam Syariah Award Jawa Timur 2026 diharapkan dapat menjadi energi baru untuk memperkuat sinergi tersebut.

Ia berharap prestasi yang diraih tidak berhenti sebagai pencapaian administratif maupun penghargaan semata. Lebih jauh, capaian tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya program-program baru yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Inovasi dan kolaborasi harus terus dikembangkan agar penguatan ekonomi syariah tidak berhenti pada penghargaan, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Hairil.

Dengan capaian tiga Juara 1 tersebut, Sumenep memiliki momentum untuk semakin memperkuat berbagai sektor ekonomi syariah yang telah berkembang. Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu memperluas akses, meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat, sekaligus mengoptimalkan potensi wakaf sebagai bagian dari kekuatan ekonomi sosial.

Bagi BPRS Bhakti Sumekar, prestasi tersebut juga menjadi dorongan untuk terus mengambil bagian dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui penguatan layanan keuangan yang dibutuhkan masyarakat.

Hairil pun berharap capaian tersebut dapat menginspirasi lahirnya berbagai inovasi baru dan memperluas kolaborasi untuk membangun perekonomian Sumenep yang semakin inklusif dan berkelanjutan.

“Terus berprestasi dan menginspirasi untuk Sumenep yang semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.(Rd)

Poros Baru berkomitmen menghadirkan berita yang aktual, berimbang dan terpercaya dengan semangat jurnalisme profesional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan Pasang Iklan Anda di Poros Baru sekarang.

Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *