Pemkab Sumenep Raih 3 Penghargaan di Ajang Syariah Award Jawa Timur

Porosbaru
Screenshot 2026 10 03 16 07 59 114 com.android.chrome e1791019969274
Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim menerima penghargaan dari Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak dalam ajang Syariah Award 2026.(Foto : Humas for Porosbaru.com)

SUMENEP, Porosbaru.com : Komitmen Pemkab Sumenep dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah mendapat apresiasi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Sumenep berhasil memborong tiga penghargaan Juara 1 Syariah Award Jawa Timur dalam sejumlah kategori.

Tiga penghargaan tersebut masing-masing diraih pada kategori Keuangan Mikro Syariah, Inklusi Keuangan Syariah Pemerintah Daerah, dan Wakaf. Penghargaan itu diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim usai menerima penghargaan mewakili Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, capaian tersebut menjadi gambaran atas berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan dalam memperkuat ekonomi dan keuangan syariah.

“Penghargaannya sebagai bukti upaya Pemkab Sumenep dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif, sekaligus meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengembangan ekonomi berbasis syariah,” kata Wabup kepada Media Center, Senin (28/9/2026).

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lahir dari kerja pemerintah daerah semata. Ada kontribusi dan sinergi berbagai pihak yang selama ini bersama-sama mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kabupaten Sumenep.

Karena itu, Wabup menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengambil peran hingga Sumenep mampu meraih tiga penghargaan bergengsi tersebut.

“Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi Pemerintah Daerah untuk memperkuat ekonomi dan keuangan syariah, yang ujung-ujungnya programnya memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Lebih dari sekadar penghargaan, capaian tersebut diharapkan menjadi pemacu bagi pemerintah daerah untuk terus memperbaiki kualitas program dan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu fokusnya adalah memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah.

Wabup menegaskan, pengembangan ekonomi syariah harus diarahkan pada program-program yang mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan berbasis syariah.

Dengan langkah tersebut, penguatan ekonomi dan keuangan syariah diharapkan tidak berhenti pada capaian penghargaan, tetapi mampu memberikan dampak yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Perangkat daerah jangan berhenti pada penghargaan, tetapi prestasi ini harus menjadi energi untuk berinovasi, memperluas manfaat dan menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkas Wabup KH. Imam Hasyim.(Rd)

Poros Baru berkomitmen menghadirkan berita yang aktual, berimbang dan terpercaya dengan semangat jurnalisme profesional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan Pasang Iklan Anda di Poros Baru sekarang.

Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *