Sumenep, Porosbaru.com : Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang penundaan aktivitas pelayaran, setelah cuaca buruk melanda di wilayah perairan Sumenep, Selasa, (13/01/2026). Surat Edaran tersebut menindaklanjuti informasi praperkiraan Gelombang Tinggi BMKG Stasiun Metorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya bernomor: e.B/ME.01.02/PDGT/739/MPrk.II/I/2026 pada, Minggu (12/01/2026).
Kepala Kantor KSOP VI Kalinget melalui Pengawas Pelayaran, Antonio mengatakan, pihaknya akan segera membuat SE untuk menindaklanjuti informasi BMKG itu. “Ini sedang dibuat, mas. Nanti kami akan sampaikan,” ungkapnya Selasa pukul 10.00 Wib.
Anton juga menegaskan, untuk sementara waktu Syahbandar Kalianget tidak akan melakukan aktivitas pelayaran guna menjaga keselamatan.
Namun, Ia tidak menampik jika ada beberapa kapal tetap berlayar karena perubahan angin dan gelombang tidak bisa diperkirakan.
“Kita kan ga bisa berpatokan ke BMKG. Cuaca tidak bisa ditebak. Kalo cuacanya dipantau membaik, kami juga tidak bisa melarang nahkoda yang sanggup berlayar,” tegasnya.
Meski demikian ia menghimbau kepada seluruh nelayan dan nahkoda untuk terus memantau perkembangan untuk keslematan di laut.
Terpisah, hal senada disampaikan salah satu warga yang hendak menuju Pelabuhan Jangkar, Situbondo. Ia mengaku tak bisa berlayar sebab cuaca buruk.
“Besok berangkat, katanya cuaca buruk,” tutupnya.












Komentar