Bangkalan, Porosbaru.com : Sebanyak 50 peserta PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Socah dan PC IPNU-IPPNU Bangkalan mengikuti seminar literasi kesehatan mental yang digelar Tim KKN-T Jetayu Project Universitas Trunojoyo Madura (UTM) di Aula Dinas Bangkalan, Jumat (18/9/2026).
Seminar bertajuk “Saatnya Peduli Diri: Literasi Kesehatan Mental Remaja di Era Digital” tersebut juga memperkenalkan Jetayu CARE, platform berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung refleksi diri dan meningkatkan kesadaran kesehatan mental.
Pemateri Dr. Dewi Mayang Sari, S.Psi., M.Psi., menekankan pentingnya mengenali kondisi diri dan membangun lingkungan yang mendukung kesehatan psikologis remaja.
“Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik, dan setiap remaja berhak mendapatkan ruang untuk tumbuh serta pulih,” ujar Dewi.
Jetayu CARE dikembangkan Tim KKN-T Jetayu Project sebagai sarana refleksi diri bagi generasi muda. Platform ini bukan pengganti psikolog dan tidak digunakan untuk diagnosis klinis, melainkan sebagai pendukung refleksi awal dan peningkatan kesadaran kesehatan mental.
Ketua Tim KKN-T Jetayu Project, Ahkmad Fahmi, mengatakan kegiatan tersebut mendorong remaja lebih berani mengenali kondisi dirinya dan menjadikan kesehatan mental sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin kesehatan mental tidak hanya menjadi sesuatu yang dibicarakan ketika seseorang sudah mengalami masalah. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak remaja untuk mulai mengenali dirinya, berani melakukan refleksi, dan memahami bahwa menjaga kesehatan mental merupakan bagian penting dari kehidupan sehari-hari,” kata Fahmi.
Ia menambahkan, teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk memperluas edukasi kesehatan mental. Melalui Jetayu CARE, timnya ingin mendorong generasi muda menggunakan teknologi untuk lebih peduli terhadap diri sendiri.
Dosen Pembimbing KKN-T Jetayu Project, Dr. Mujtahidin, S.Pd., M.Pd., menilai edukasi kesehatan mental sejak dini penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan.
“Kesehatan mental merupakan fondasi penting untuk membangun masa depan yang tangguh, bahagia, dan penuh potensi. Merawat diri hari ini adalah bagian dari mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ujar Mujtahidin.
Selain menerima materi, peserta mengikuti sesi refleksi dan pengenalan Jetayu CARE. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian Trunojoyo Mengabdi untuk Negeri (TMN) yang dilaksanakan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UTM.
Tim KKN-T Jetayu Project berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan literasi kesehatan mental remaja sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang terbuka dan suportif bagi generasi muda. (dty/rd)






Tidak ada Respon