Sumenep, Porosbaru.com : Pemkab Sumenep membuka 3.114 lowongan kerja melalui Job Fair Sumenep 2026 yang digelar di Gedung KORPRI, Rabu (23/9/2026).
Bursa tenaga kerja tersebut diikuti 35 perusahaan dari berbagai wilayah di Jawa Timur. Ratusan pencari kerja datang untuk memperoleh informasi sekaligus mengikuti proses rekrutmen yang ditawarkan perusahaan.
Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnaker Sumenep, Eko Kurnia Mediantoro, mengatakan 35 perusahaan yang berpartisipasi terdiri dari 17 perusahaan asal Sumenep dan 18 perusahaan dari luar daerah.
“Total lowongan kerja yang disediakan sebanyak 3.114 posisi dari 35 perusahaan,” kata Eko.
Menurutnya, perusahaan yang membuka lowongan berasal dari berbagai sektor, termasuk BUMN. Beberapa di antaranya yakni Koperasi Nusantara, BRI, dan PNM.
Lowongan yang tersedia memiliki kualifikasi pendidikan mulai dari lulusan SMA hingga perguruan tinggi.
Bahkan, terdapat perusahaan yang membuka hingga 2.000 posisi. Sejumlah perusahaan juga langsung melakukan wawancara terhadap pelamar di lokasi kegiatan.
“Sumenep Job Fair 2026 ini diikuti oleh ratusan pencari kerja dari berbagai daerah, hingga dari luar wilayah Sumenep,” ujarnya.
Eko menyebut kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan penempatan dan serapan tenaga kerja, terutama bagi masyarakat Sumenep.
Sementara itu, Sekda Sumenep, Agus Dwi Saputra, mengatakan lowongan yang tersedia mencakup sejumlah sektor, mulai dari medis, jasa, perhotelan, perbankan hingga telekomunikasi.
Menurut Agus, keberagaman sektor tersebut memberikan pilihan bagi pencari kerja untuk menyesuaikan pekerjaan dengan kompetensi dan kualifikasi yang dimiliki.
“Sumenep Job Fair juga menjadi sarana bagi perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan kualifikasi,” tandasnya.
Agus menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi tempat penyampaian informasi lowongan kerja.
Job fair juga mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung sehingga proses pencarian dan perekrutan tenaga kerja dapat berlangsung lebih efektif.

Terpisah, Kepala Disnaker Sumenep, Mustangin, mengatakan job fair diharapkan menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan.
“Nantinya, dengan memberikan peluang bagi para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan, hal ini dapat mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (dty/rd).





Tidak ada Respon