Komisi II Apresiasi Capaian Retrebusi Sektor Kesehatan Sumenep

Aditya Apriyanto
Juhari, Anggota Komisi II DPRD Sumenep, menyoroti transparansi laporan keuangan BUMD yang tidak menyetor dividen PAD 2025.
Juhari memastiakn akan memanggil PT WUS, membuka laporan kerugian secara transparan kepada DPRD dan masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.

Sumenep, porosbaru.com : Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari, S.Ag., mengapresiasi capaian sektor kesehatan dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumenep Tahun 2025.

Berdasarkan data Bapenda, total PAD Sumenep 2025 mencapai Rp382,79 miliar dengan kontribusi tersebar dari retrebusi sektor kesehatan, baik RSUD Moh. Anwar maupun yang DKP2KB Sumenep.

Juhari menyatakan capaian tersebut patut mendapat apresiasi sebab menunjukan tata kelola layanan kesehatan berjalan dengan optimal.

“Ini menunjukan sektor kesehatan mampau berkontribusi pada PAD, tetapi yang terpenting pelayanan pada  masyarakat harus tetap menjadi prioritas,” katanya, Minggu (15/02).

Menurutnya, tingginya kontribusi sektor kesehatan tidak hanya bepaku terhadap sisi pendapatan, tetapi juga peningkatan mutu pelayanan dari berbagi bidang.

Komisi II juga mendorong agar capaian tersebut dapat bertahan dan ditingkatkan dengan tetap mengedapankan mutu layanan.

“Harapnnya capaian sektor kesehatan dapat terus bertahan dan terus meningkat agar pelayanan kepada masyarkat maksimal,” tutup Juhari.

Dengan realisasi yang melampaui target, sektor kesehatan kini menjadi tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesehatan fiskal Sumenep. (Aditya/Red).

Poros Baru berkomitmen menghadirkan berita yang aktual, berimbang dan terpercaya dengan semangat jurnalisme profesional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan Pasang Iklan Anda di Poros Baru sekarang.

Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *