Sanggar Dhemar Sentil Problem Kebuyaan Madura Di Penampilan Perdana

Sumenep, porosbaru.com : Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sanggar Dhemar UNIBA Madura memetik banyak apresiasi setelah penampilan perdananya pada Sabtu, (14/02), malam.

Pentas yang mengangkat tema “Teriakan Panggung” di Balai Desa Patean itu, menjadi tontonan memukau warga setempat serta pegiat kesenian.

Ketua Umum UKM Sanggar Dhemar, Dwi Ratu Rahayu mengungkapkan, pemeran dalam pentas ialah anggota Sanggar Dhemar angkatan 2025.

Menurutnya, untuk menyakikan pentas memukau butuh latihan berbulan-bulan guna menyajika penampilan yang membekas bagi penononton.

“Pentas Perdana tahun ini prosesnya berbulan-bulan, jadi persiapannya lebih mantap”, ujarnya, Sabtu (14/02).

Penulis naskah, Afif Khazin Batroni menjelaskan pertunjukan tersebut memberi kesan makna bagi penonton untuk merefleksikan problem budaya Madura yang hingga kini belum juga tuntas.

“Kalau kebudayaan kita kita masih amburadul, ngapain kita malah jauh-jauh ngangkat politik? Seandainya kesenian di Madura, khususnya di Sumenep sudah tidak diharamkan, ataupun tidak disesatkan, baru kita merambat ke isu-isu yang lain”, tegasnya.

Sementara itu, Faizal, Perwakilan LPM Cakrawala yang menyaksikan penampialan Sanggar Demar mengapresia penyajian Sangar mahasiwa UNIBA Madura itu.

Ia menilai, Sanggar tersebut tidak pernah luput menyajikan pertunjukan yang memuat makna mendalam dari setiap gerakan pentas.

“Saya merasa bangga kepada seluruh teman-teman UKM Sanggar Dhemar, karena mereka tidak pernah gagal dalam mengolah dan menyajikan karya seni,” tutupnya.

Pantauan lapangan, pertunjukan digelar sejak pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. Tamu undangan yang hadir berasal dari komunitas dan pegiat kesenian seluruh Jawa Timur. (Aditya/Red).

Komentar