Kelurahan LPDP UNS Bedah Draf Artikel Peneliti Muda, Siapkan Publikasi Tembus Jurnal Internasional Bereputasi

Porosbaru
Kelurahan LPDP Universitas Sebelas Maret (UNS) saat menggelar pelatihan secara online.
Kelurahan LPDP Universitas Sebelas Maret (UNS) saat menggelar pelatihan secara online. (foto:porosbaru.com/Aditya).

Surakarta, Porosbaru.com : Kelurahan LPDP Universitas Sebelas Maret ( kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas riset akademik dengan menggelar Seminar Seri 2 bertajuk “Klinik Penulisan Ilmiah: Bedah dan Reviu Draf Artikel untuk Publikasi Jurnal Internasional Bereputasi”, Sabtu (04/07).

Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Workplace itu diikuti mahasiswa, dosen, peneliti, hingga masyarakat umum dari berbagai daerah.

Berbeda dengan seminar pada umumnya, agenda ini mengusung konsep klinik sehingga peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga memperoleh reviu langsung terhadap draf artikel ilmiah yang sedang mereka susun.

Lurah LPDP UNS, Muhammad Arsyad, mengatakan masih banyak peneliti memiliki hasil riset yang baik, namun menghadapi kendala ketika menyusun artikel sesuai standar jurnal internasional.

Melalui kegiatan tersebut, pihaknya ingin memberikan pendampingan yang lebih praktis agar naskah yang disusun peserta semakin siap dipublikasikan.

“Masih banyak peneliti yang memiliki hasil riset berkualitas, tetapi mengalami kendala ketika mengubahnya menjadi artikel yang sesuai dengan kaidah jurnal internasional. Melalui klinik ini, kami ingin memberikan pendampingan yang lebih praktis sehingga peserta dapat mengetahui bagian-bagian yang perlu diperbaiki sebelum mengirimkan naskah ke jurnal tujuan,” ujar Muhammad Arsyad.

Seminar menghadirkan tiga narasumber berpengalaman dalam publikasi ilmiah internasional, yakni Dr. Febi Junedi, S.Pd., M.Pd., Founder Bimacita Global sekaligus Co-Founder Cendekia Educenter dan Alumni LPDP UNS, Aprianur Fajri, S.Pd., M.T., Dosen Akademi Inovasi Indonesia sekaligus Awardee LPDP UNS, serta Isnanik Juni Fitriyah, S.Pd., M.Si., dosen Universitas Negeri Malang yang juga merupakan Awardee LPDP UNS.

Jalannya diskusi dipandu Giati Anisah, S.Pd., M.Pd., dosen Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro sekaligus Awardee LPDP UNS.

Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami strategi memilih jurnal yang tepat, menyusun artikel sesuai standar akademik internasional, hingga mengenali berbagai penyebab utama naskah ditolak oleh editor maupun reviewer.

Selain menerima materi, peserta juga memperoleh masukan mengenai penguatan argumentasi, kebaruan penelitian, penyusunan metodologi, teknik penulisan akademik, hingga penyempurnaan struktur manuskrip agar lebih kompetitif untuk dipublikasikan pada jurnal bereputasi.

Menurut Muhammad Arsyad, Seminar Seri 2 merupakan bagian dari komitmen Kelurahan LPDP UNS dalam membangun ekosistem akademik yang produktif dan kolaboratif.

Organisasi penerima beasiswa LPDP di lingkungan UNS tersebut secara rutin menghadirkan berbagai program pengembangan kapasitas, mulai dari seminar, pelatihan, hingga pendampingan publikasi ilmiah.

Melalui kegiatan ini, Kelurahan LPDP UNS berharap semakin banyak mahasiswa dan peneliti Indonesia mampu menembus jurnal internasional bereputasi.

Pendampingan penulisan ilmiah dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan daya saing riset nasional sekaligus memperkuat kontribusi akademisi Indonesia dalam perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat global. (Red/Aditya)

Poros Baru berkomitmen menghadirkan berita yang aktual, berimbang dan terpercaya dengan semangat jurnalisme profesional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan Pasang Iklan Anda di Poros Baru sekarang.

TERKAIT

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *