Sumenep, porosbaru.com : Pemkab Sumenep mempertemukan petani dan pedagang lokal dalam Lelang Tani di pasar Anom Baru pada Rabu (11/03), malam.
Kegiatan perdana tersebut merupakan kolaborasi antar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKKP) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DKUP) Kabupaten Sumenep.
Sejumlah pedagang tampak mengikuti proses lelang yang berlangsung sejak pukul 20:13 WIB untuk mendapatkan komoditas bawang merah serta cabai merah langsung dari petani.
Kepala DKKP Sumenep, Chainur Rasyid menyampaikan, program tersebut bertujuan guna mendorong hasil dari petani Sumenep dapat memenuhi pasokan daerah.
“Seiring arahan Bupati, kita terus berupaya bagaimana caranya komoditas lokal dapat memenuhi kebutuhan pasar di Sumenep,” ungkapnya dalam sambutan.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjaga stabilitas harga serta upaya Pemkab dalam mengurangi ketergantungan pada distribusi luar daerah.
“Lelang tani adalah upaya menstabilkan harga kebutuhan pokok, terutama menjelang hari besar keagamaan, kemudian untuk memutus mata rantai pasokan luar ,” paparnya.

Sementara itu, pemenang lelang komoditas cabai merah, H. Mustaim, pelaku usaha MBG Yayasan Bakti Bunda berjaya mengapresiasi kegiatan itu.
Ia menilai harga komoditas di Lelang Tani lebih terjangkau, dengan kualitas yang memuaskan karena diperoleh langsung dari petani.
“Kami mengapresiasi kegiatan ini karena harga yang stabil dan kualitas yang terjamin,” jelasnya usai acara.
Pemkab Sumenep berharap kegiatan serupa dapat berlangsung secara rutin dengan harapan memperpendek rantai distribusi, sehingga harga yang terbentuk lebih wajar dan petani memperoleh nilai jual yang lebih baik. (Aditya/Red).







Komentar