Sumenep, Porosbaru.com : Setelah tertunda sepekan lebih, akhirnya Panitia Seleksi mengumumkan hasil akhir pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Senin (06/04).
Pengumuman tersebut tertuang dalam surat Nomor : 16/PANSEL.JPTP-SMP/III/2026, yang merupakan tindak lanjut dari rekapitulasi nilai akhir serta rekomendasi dari BKN.
Panitia menetapkan masing-masing tiga peserta terbaik untuk pengisian posisi Kepala Badan Riset Inovasi Daerah (BRIDA) serta tiga posisi staf ahli bidang Ekonomi, Pemerintahan, dan Kemasyarakatan.
Untuk Posisi Kepala BRIDA, tiga nama terpilih sebagai peserta terbaik, diantaranya : Ardiansyah Ali Shochibi (Dinas Pendidikan), Hery Kushendrawan (Disperkkimhub), Siswahyudi Bintoro (Sekretariat DPRD).
Sementara pada jabatan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, panitia menetapkan Fariz Aulia Utomo (Camat Pasongsongan), Helmi (Sekretariat Daerah), Joko Satrio (Sekretariat Daerah).
Adapun untuk posisi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik terdapat nama dr. Erliyanti (Derektur RSUD Moh. Anwar), Hizbul Wathan (Sekretariat Daerah), Imam Buchari (Satuan Polisi Pamong Praja).
Lalu di posisi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia terdapat nama Ir. Deddy Satria Pinandita (DKPP), Ir, Dedi Falhuddin (Dinas PUTR), dan Dr. Edy Suprayitno (Bangkesbangpol).
Ketua Panitia sekaligus Sekretaris Daerah, Agus Dwi Saputra menegaskan, perolehan hasil akhir tersebut bersibat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
“Keputusan Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Sumenep bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Dengan diumumkannya hasil ini, proses seleksi terbuka JPT Pratama Kabupaten Sumenep tahun 2026 memasuki tahap akhir sebelum penentuan pejabat definitif. (Aditya/Red)







Komentar