Sumenep, Porosbaru.com : Sejumlah kader partai NasDem Sumenep menggelar aksi damai di depan Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sumenep pada Rabu (15/04), siang.
Aksi tersebut sebagai sikap tegas kader NasDem se-Sumenep atas laporan utama Tempo edisi 13- 16 April 2026 yang dinilai mendiskreditkan partai dan menghina Ketua Umumnya, Surya Paloh.
Salah satu kader NasDem, Fathorrofik, dalam orasinya menilai pemberitaan Tempo tersebut tidak profesional, berimbang, dan mengabaikan verifikasi terhadap laporan yang diberitakan.

“Kami menegaskan sangat menghormati kebebasan Pers sebagai salah satu pilar demokrasi. Namun, Kebebasan tersebut harus sesuai dijalankan secara prinsip jurnalistik yang akurat dan beretika,” tegasnya dalam orasi, Rabu (14/04).
Ia beserta masa aksi mengecam seluruh laporan utama Tempo dalam edisi 13-16, termasuk penggunaan judul yang mengaitkan nama partai dengan PT NasDem Indonesia Raya Tbk.
Menurut mereka Tempo secara sistematis mencoba menggiring presepsi publik dengan menonjolkan opini yang berorientasi komersial. Selain itu, Tempo juga disebut tidak melakukan verifikasi terhadap pihak partai, termasuk kepada Surya Paloh.
“Ini tidak menjunjung etika Jurnalistik. Tempo telah melakukan upaya pelecehan secara sistematis, dengan maksud merendahkan martabat pimpinan, Ketua Umum Surya Paloh dan institusi partai,” tegasnya.
Atas dasar keberatan pemberitaan tersebut, mereka menyampaikan sejumlah tuntutan dan mendesak Ketua DPD Sumenep untuk segara mengambil tindakan tegas guna memulihkan kehormatan partai.
Selain itu, mereka juga mendesak Dewan Pers untuk mengambil langkah tegas terhadap Tempo, serta meminta pihak terkait memberi sanksi berat dengan menonaktifkan terhadap media yang dianggap mencederai fungsi pers sebagai penyampaian informasi yang akurat.
“Menuntut Tempo meminta maaf secara terbuka dan tertulis kepada Ketua Umum Surya Paloh dan kader partai NasDem di seluruh penjuru tanah air. Mendesak Dewan Pers bertindak tegas terhadap Tempo. Meminta pihak terkait untuk memberikan sanksi berat hingga penonaktifan. Menuntut proses hukum yang adil,” tegasnya.
Sementara itu Ketua DPD Sumenep, Akis Jasuli, menyebut keresahan masa aksi sejalan dengan keresahan nya. Ia berkomitmen menyampaikan tuntutan tersebut kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) hingga ke Dewan Perwakilan Pusat (DPP).
“Kami menerima aspirasi yang teman-teman sampaikan sebagai bentuk kecintaan terhadap partai. Selanjutnya, kami akan sampaikan ke DPW hingga ke DPP,” ujarnya saat menemui masa aksi.
Akis menilai pemberitaan di Majalah Tempo telah melukai perasaan seluruh kader, khususnya Ketua Umum partai NasDem, Surya Paloh.
“Tuntutan kami yang akan disampaikan ke DPW dan DPP tidak akan jauh berbeda dengan teman-teman aksi. pemberitaan Majalah Tempo telah melukai kader, terutama Ketua Umum. Kami sepakat untuk mendesak Tempo meminta maaf secara terbuka maupun tertulis,” pungkasnya. (Aditya/Red)
Porosbaru.com berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Jangkau ribuan pembaca setiap hari. Pasang iklan Anda di Porosbaru sekarang .














Komentar