Gratis! 15 Ribu Warga Sumenep Manfaatkan Layanan CKG

Aditya Apriyanto
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2026 di Sumenep menargetkan 532.321 jiwa. Hingga pertengahan Februari, realisasi telah mencapai 15.324 warga.
Kepala DKP2KB drg Ellya melalui Kabid Pelayanan Kesehatan Sumenep, Siti Hairiyah, menjelaskan target CKG 2026 sebesar 532 ribu jiwa. (Foto: porosbaru.com/Aditya).

Sumenep, porosbaru.com : Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tahun 2026 di Kabupaten Sumenep menunjukan lonjakan yang drastis.

Selama ini, ribuan masyarakat Sumenep telah memanfaatkan program layanan kesehatan ini sebagai langkah awal pencegahan penyakit sejak dini.

Kepala DKP2KB Sumenep, drg Ellya melalui Kabid Pelayanan Kesehatan, Siti Hairiyah, mencatat target pemeriksaan CKG tahun 2026 sebesar 532.321 ribu jiwa.

“Angaka tersebut sekitar 40 persen dari total penduduk Sumenep yang berjumlah 1.157.219 jiwa berdasarkan data Pusdatin,” ungkap wanita yang familiar dengan sapaan Bu Yayak itu, Rabu (18/02).

Menurutnya, hingga pertengahan bulan Febuari tahun ini, realisasi CKG sudah mencapai 2,88 persen, atau sebanyak 15.324 ribu jiwa Sumenep telah melakukan pemeriksaan.

Yayak menilai capaian tersebut menjadi fondasi awal untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan Daerah Sumenep, baik daratan maupun kepulauan.

“Tidak hanya Kemenkes, tapi ini program Prabowo untuk memastikan kesehatan masyarakat, dan gratis,” tegasnya.

Meski demikian, Yayak mengaku untuk saat ini masih terdapat kendala teknis dalam penginputan data pemeriksaan di aplikasi.

Baca Juga:

“Kendalanya untuk saat ini di penginputan data CKG, Mas. Aplikasinya sering eror. Jadi Puskesmas yang menginput kadang tidak muncul,” tutur Yayak.

Namun, ia memastikan kendala teknis tersebut tidak akan mengganggu keberlansungan program CKG kepada masyarakat.

Yayak menghimbau kepada masyarakat Sumenep, khsusunya yang menjalankan ibadah puasa segera menggunakan program CKG jika menemukan gejala awal indikasi penyakit.

Ia juga menjelaskan, program ini tidak hanya berhenti di cek kesehatan saja, tetapi penangan lanjutan akan diterapkan jika pasien menyetujui.

“Bagi masyarakat Sumenep segera cek kesehatan kalian ke Puskesmas terdekat. Sekali lagi gratis selama satu kali dalam setahun,” pungkasnya. (Aditya/Red).

IKUTI SALURAN RESMI KAMI
Hobi menulis catatan harian sejak duduk di bangku Menengah Pertama (MTS) mengantarkannya menekuni secara serius dunia kepenulisan di Komunitas Kutub, Yogyakarta. Namun, ia baru hijrah ke dunia jurnalalistik sejak refleksi hidupnya pada isu sosial dan dinamika daerah. Karena itu, ia aktif menulis berbagai topik, mulai dari peristiwa lokal, ekonomi, pemerintahan, hingga persoalan masyarakat. Selain menulis, ia juga gemar membaca buku, melukis realis, dan memiliki minat yang besar pada segala hal yang belum ia ketahui.

Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *