SUMENEP, Porosbaru.com : RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep melalui Komite Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), melaksanakan berbagai kegiatan guna memastikan standar K3 di Rumah Sakit plat merah itu berjalan dengan baik. Mulai dari pengecekan sarana Alat Pemadam Api Ringan (APAR), sarana evakuasi hingga pelatihan bagi pegawai.
“Pelatihan sudah kami selenggarakan kepada beberapa segmen pegawai, dan terus berlanjut hingga semua pagawai mendapatkan pelatihan K3 dengan baik,” kata Ketua Komite K3 RSUD Sumenep, Imam Muslim kepada media porosbaru.com saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Minggu 21/06/2026
Adapun pelatihan yang dberikan, menurut Imam, adalah pelatihan tentang tanggap bencana di rumah sakit. Bagaimana pegawai menghadapi bencana seperti kebakaran, langkah apa yang harus dilakukan saat pegawai mengadapi situasi itu.
“Potensi kebakaran selalu ada, apalagi ini Rumah Sakit besar dengan berbagai peralatan listrik tegangan tinggi. Korsleting listrik, sambaran petir atau apapun yang dapat memicu kebakaran bisa kapan saja terjadi. Makanya di berbagai titik, kami sediakan APAR, ratusan APAR ini dapat digunakan kapan saja jika kondisi darurat,” kata Imam.
“Untuk itu, semua pegawai harus dipastikan bisa meggunakan APAR saat terjadi kebakaran, termasuk mengetahui procedure evakuasi apabila kebakaran terus berlanjut, sehingga resiko dari kebakaran itu setidaknya bisa diminimalisir,” lanjutnya.
Tidak hanya memberikan pelatihan kepada internal pegawai Rumah Sakit, pihaknya juga telah mempersiapkan pelatihan untuk beberapa pegawai tenan/pemilik usaha yang ada di lingkungan Rumah Sakit.
“Jadi rencana pelatihan ini terstruktur dengan baik agar semua pegawai, baik pegawai internal Rumah Sakit maupun pegawai koperasi, warung makan, parkir semua tahu procedure tanggap bencana,” katanya
Pihaknya juga tengah mempersiapkan video safety briefing agar pengunjung, tamu, atau siapapun yang akan melakukan aktivitas di rumah sakit bisa memahami prosedur tenggap bencana di Rumah Sakit.

“Sebenarnya video safety briefing ini bukan hal baru, melainkan pembaruan karena kita memiliki ruangan pertemuan yang baru sebagai pintu masuk penyambutan tamu yang akan beraktivitas di rumah sakit, seperti mahasiswa magang, kegiatan intership, maupun kegiatan kedinasan seperti survei akreditasi dll,” tegasnya.(Rd)
Porosbaru.com berkomitmen menghadirkan berita yang aktual, berimbang, dan terpercaya. Dukung jurnalisme berkualitas dengan Pasang iklan Anda di Porosbaru sekarang .










Komentar