Dewasa Dalam Berpolitik, DPRD Sumenep Gelar Jalan Sehat Politik DI Hari Parlemen 2026

Aditya Apriyanto
DPRD Sumenep gelar Jalan Sehat di Hari Parlemen 2026.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo membuka Jalan Sehat Politik di Hari Parlemen 2026 yang digelar DPRD Sumenep. (porosbaru.com/aditya).

Sumenep, Porosbaru.com : Peringatan Hari Parlemen 2026 di Kabupaten Sumenep diwarnai kegiatan Jalan Sehat Politik yang digelar DPRD Sumenep dengan total hadiah Rp100 juta pada Minggu (18/10/2026) di Taman Adipura Sumenep

Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin mengatakan  kegiatan Jalan Sehat Politik menjadi momentum memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dengan pemangku kebijakan, terutama masyarakat.

“Sinergi legislatif dan eksekutif merupakan modal penting dalam mengawal program pembangunan. Meski memiliki fungsi dan kewenangan masing-masing, kedua lembaga harus tetap mengutamakan kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang membuka membuka langsung kegiatan menegaskan, politik seharusnya menjadi sarana untuk mempererat persatuan, bukan memperlebar perbedaan.

Ia mengajak seluruh peserta menjadikan momentum Hari Parlemen sebagai pengingat pentingnya kebersamaan dalam membangun Sumenep.

“Pagi ini kita tunjukkan, politik itu bukan soal perbedaan, tapi soal kebersamaan. Jalan bareng, sehat bareng, untuk Sumenep bareng-bareng,” ujar Bupati Achmad Fauzi.

Orang nomor wahid di Sumenep itu turut menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif Sumenep.

Menurutnya, kesamaan langkah antara eksekutif dan legislatif menjadi salah satu fondasi untuk memperkuat pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“DPRD dan Pemkab Sumenep harus satu langkah, satu keringat, satu tujuan. Kalau kita sehat, kerja kita untuk rakyat jadi lebih kuat,” tegasnya.

Jalan Sehat DPRD Sumenep Cermin Politik Humanis

Selain itu, Fauzi juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perbedaan partai maupun pilihan politik sebagai alasan untuk terpecah.

Fauzi menilai kepentingan daerah harus tetap menjadi prioritas bersama di tengah beragam pandangan politik.

“Jangan biarkan perbedaan membuat kita berjarak. Beda partai itu biasa, beda pilihan itu biasa, tapi untuk Sumenep, kita tidak boleh berpecah,” imbuhnya.

Fauzi mencontohkan, Jalan Sehat Politik yang digelar DPRD Sumenep mencerminkan pendekatan politik yang humanis.

Melalui kegiatan tersebut, para pemimpin dapat berbaur dengan masyarakat dalam suasana santai sekaligus membangun kedekatan di luar kegiatan formal pemerintahan.

“Ini contoh politik yang humanis, turun ke jalan bertemu masyarakat, berolahraga bersama. Dari yang sehat ini lahir ide-ide untuk pembangunan. Kegiatan ini adalah bukti konkret sinergi Pemkab, DPRD, dan masyarakat yang terus terjaga demi mendukung pembangunan Sumenep,” pungkasnya.

Sejumlah pimpinan dan wakil pimpinan DPRD Sumenep, jajaran Forkopimda, serta ribuan peserta dari kalangan ASN, pelajar, dan masyarakat umum yang turut hadir tampak bersemangat dan membaur tanpa sekat.

Setelah menempuh rute jalan sehat di dalam kota, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama.

Panitia DPRD Sumenep kemudian melanjutkan acara dengan pengundian hadiah, termasuk hadiah utama berupa sepeda motor, sepeda listrik, dan lemari es, serta ratusan hadiah hiburan lainnya. (dty/rd).

Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *