Sumenep, Porosbaru.com : Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep mencatat inflasi bulanan (m-to-m) Kota Keris pada bulan Juli 2026 menjadi yang terendah sekecil 0,01 persen di Jawa Timur.
Kepala BPS Sumenep, Handoyo Wijoyo, mengatakan capaian tersebut menunjukan perkembangan harga barang-jasa relatif terkendali.
“Inflasi Kabupaten Sumenep pada Juni 2026 tercatat sebesar 0,01 persen. Menjadi yang terendah di Jawa Timur,” ujar Handoyo dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7).
Selain mencatat inflasi bulanan terendah, BPS juga membukukan inflasi Kota Keris terendah kedua di Jawa Timur sepanjang tahun (y-to-d) sebesar 2,08 persen.
Handoyo menjelaskan, inflasi Juni dipicu kenaikan harga pada kelompok transportasi, perawatan pribadi dan jasa lainnya, serta pakaian dan alas kaki.
“Komoditas yang paling besar menyumbang inflasi bulanan antara lain bensin, angkutan udara, emas perhiasan, pembalut wanita, dan seragam sekolah wanita,” jelasnya.
Sementara inflasi tahunan (y-to-y) di bulan Juni 2026 mencatat inflasi tertinggi di Jawa Timur sebesar 4,48 persen.
Kendati demikian, Handoyo menyebut angka tersebut turun sekitar 0,64 poin dibandingkan bulan Mei 2026 yang mencapai 5,12 persen.
“Inflasi tahunan terutama dipengaruhi kelompok makanan, minuman dan tembakau, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, serta penyediaan makanan dan minuman restoran,” imbuh Handoyo.
Menurutnya, Emas perhiasan menjadi komoditas dengan kontribusi terbesar terhadap inflasi tahunan setelah harganya meningkat sekitar 38,50 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Ia juga menilai perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) menjadi indikator penting untuk memantau perubahan harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat.
“Inflasi yang rendah dan stabil diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tandas Handoyo. (Red/Aditya).
Porosbaru.com berkomitmen menghadirkan berita yang aktual, berimbang, dan terpercaya. Dukung jurnalisme berkualitas dengan Pasang iklan Anda di Porosbaru sekarang .















Komentar