Sumenep, Porosbaru.com : Nawa Sapatra, jamaah haji asal Desa Kerta Barat, Dasuk, Sumenep wafat usai menuntaskan Wukuf Armuzna, Selasa (03/06).
Kabar duka tersebut disampaikan langsung kepada Porosbaru oleh Ketua Kloter SUB 78, Said Samsuri, dari Tanah Suci.
“Kabar duka ini telah kami laporkan kepada Kantor Kementrian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Sumenep dan pihak keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Said Samsuri.
Menurutnya, sebelum pelaksanaan wukuf Armuzna, kondisi kesehatan almarhumah menurun sehingga perlu mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit (RS) King Faisal Abdul Aziz, Arab Saudi.
Melalui program safari wukuf, almarhumah tetap dapat menunaikan rukun haji tersebut bersama jamaah lainnya sebelum kembali menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit.
“Almarhumah diproses melalui safari wukuf. Saat wukuf beliau tetap dihadirkan ke Arafah dengan pengawasan tim medis, kemudian setelah itu kembali dirawat di RS King Faisal,” jelas Said Samsuri.
Ia menuturkan, setelah menuntaskan prosesi wukuf, kondisi almarhumah terus menurun.
Bahkan dalam dua hari terakhir, tim dokter menyatakan kondisinya kritis hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir pada pukul 00.56 Waktu Arab Saudi (WAS).
“Beliau wafat karena penyakit komplikasi yang dideritanya selama menjalani perawatan. Almarhumah wafat pukul 00.56 dan dimakamkan di Makkah,” imbuhnya.
Samsuri juga mengaku, pasca Armuzna terdapat dua angota Kloternya yang sempat dirujuk ke rumah sakit akibat kelelahan.
Satu di antaranya telah kembali ke rombongan setelah dinyatakan sehat oleh tim medis.
Kendati demikian, ia memastikan secara umum jamaah Kloter 78 dalam kondisi kesehatan yang baik dan telah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar.
“Alhamdulillah, secara umum kesehatan jamaah haji Kloter SUB 78 dalam kondisi baik dan seluruh rangkaian ibadah haji telah dituntaskan,” paparnya.
Saat ini, lanjut Samsuri, jamaah Kloter SUB 78 tengah menunggu pelaksanaan thawaf wada’ atau tawaf perpisahan sebelum diberangkatkan ke Madinah.
Ia menjelaskan, sembari menunggu jadwa keberangkatan, para jamaah memperbanyak ibadah di Masjidil Haram maupun di hotel masing-masing.
Samsuri berharap keluarga jamaah haji di Sumenep terus memanjatkan doa dan memberikan dukungan kepada anggota keluarga di Tanah Suci.
“Kami berharap keluarga tetap mendoakan dan mendukung jamaah selama di Tanah Suci, membantu mengedukasi agar tetap disiplin mematuhi ketentuan Kementerian Haji dan Umrah, menjaga kesehatan, serta tidak membawa barang-barang terlarang di dalam koper,” tandasnya. (Aditya/Red).
Porosbaru.com berkomitmen menghadirkan berita yang aktual, berimbang, dan terpercaya. Dukung jurnalisme berkualitas dengan Pasang iklan Anda di Porosbaru sekarang .















Komentar