Bangkalan, Porosbaru.com : BEM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) bersama seluruh Ormawa FKIP UTM mendeklarisakan komitmen menolak segara bentuk kekerasan, pelecehan, dan perilaku seks menyimpang di lingkungan kampus, Sabtu (27/06) pagi.
Gubernur FKIP sekaligus penggagas deklarasi, Dimas Hanafi Putra, menyebut seruan tersebut sebagai upaya pihaknya menciptakan lingkungan akademik yang aman.
“Kami seluruh Ormawa FKIP UTM berkomitmen menciptakan ruang akademik yang aman dari sega bentuk tindakan pelecehan, kekerasan, dan prilku menyipang sekssual,” ujarnya tegas.
Menurut Dimas, tindakan tersebut dinilali telah menyalahi norma agama, etika dan rasa kemanusiaan yang perlu dicegah sedari awal sebelum memakan korban.
Karena itu, kata Dimas, pihaknya bersama Ormawa lainnya merasa memilki tanggung jawab guna menjadi garda terdepan mencegah dan mewujudkan kenyamanan tersebut.
“Saya tidak ingin ada korban di lingkungan FKIP. Deklarasi ini murni karena rasa tanggung jawab kami sebagai organisasi kemahasiswaan di fakultas kami,” teganya.
Deklarasi itu dihadiri Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FKIP, Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) FKIP, serta Satgas PPKPT Universitas Trunojoyo Madura.

Melalui deklarasi tersebut, seluruh Ormawa FKIP sepakat memperkuat upaya pencegahan kekerasan dan pelecehan di lingkungan kampus serta mendorong terciptanya ruang belajar yang aman, sehat, dan bermartabat. (Red/Adity).
Porosbaru.com berkomitmen menghadirkan berita yang aktual, berimbang, dan terpercaya. Dukung jurnalisme berkualitas dengan Pasang iklan Anda di Porosbaru sekarang .









Komentar