Warga Gili Iyang Keluhkan Bau Busuk Tumpahan Minyak, DLH Sumenep Segera Lakukan Pengukuran

Sumenep, Porosbaru.com : Dampak tumpahan minyak mentah kelapa sawit dari kapal tongkang INDO OCEAN MARINE X yang terdampar di perairan Gili Iyang mulai dirasakan warga pasca peristiwa terjadi.

Aji Ainur Rofiqi, warga setempat menuturkan selain pesisir yang licin, aroma busuk yang menyengat mulai tercium hingga jarak sekitar 500 meter dari bibir pantai ke permukiman warga.

Berdasarkan pengamatannya, kapal tongkang masih terdampar di lokasi. Sebagian muatannya yang tumpah terbawa arus, sisanya berubah warna menjadi putih di pasir pesisir pantai.

“Aromanya sangat menyengat, dan berubah warna putih. Mungkin ini sudah mulai membusuk,” katanya, Rabu (28/01).

Menurut Aji, sejak peristiwa terjadi hingga sekarang warga sekitar tidak lagi bisa mencari ikan dan karang di pantai tersebut.

“Iya. Semenjak ada tumpahan minyak itu ga bisa cari ikan dan kerang di pinggir pantai itu,” ucapnya.

Sementara itu, Dosen Biologi Universitas Annuqayah (UA) sekaligus warga sekitar, Argus menjelaskan bahwa tumpahan minyak tersebut harus segera dibersihkan.

Ia menilai jika pembersihan minyak tersebut tidak segera ditangani, maka mata rantai biota laut dan pencarian masyarakat akan terputus.

Bahkan, Argus juga mengingatkan kemungkinan tumpahan tersebut akan menyebar ke pulau-pulau lain di Sumenep jika pembersihan tidak dilakukan.

Terpisah Kepala Bidang (Kabid) Pengendali Dinas Lingkungan Hidup, Mohammad Yunianto, SE mengungkapkan pihaknya besok, Kamis (29/01), akan segera ke lokasi untuk mengukur dampak lingkungan peristiwa tersebut.

“Saya sekarang sedang diperjalanan. untuk yang di Gili Iyang, besok kami akan ke sana untuk mengukur dampaknya,” ungkapnya, Rabu (28/01) di sela-sela menghadiri rapat.

Ia juga menjelaskan, pembersihan telah dilakukan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Perak di area perairan setempat guna mensterilkan dampak lingkungan.

“KSOP Tanjung Perak kemarin sudah menyedot, membersihkan di are laut. Setelah itu nanti akan difokuskan ke bibir pantai,” pungkasnya.(Aditya/Rd)

Komentar