Pamekasan, Porosbaru.com : UA (30) pelaku penjambretan yang berujung korban, Sumriyah (60) meninggal dunia akhirnya diamankan Polres Pamekasan, Senin, (12/01/2026). Ia ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pencurian dengan kekeran, hingga korbannya meninggal.
Penetapan tersebut disampaikan Kapolres Pamekasan melalui AKP Doni Setiawan setalah kecupan barang bukti, salah satunya
Aksi kriminal UA terekam CCTV yang saat ini menjadi bukti Polisi dalam menjeratnya guna dipertanggung jawabkan secara hukum. Bahkan, UA telah mengaku dengan sadar melakukan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
“Pelaku mengambil perhiasan korban, dikejar tetapi pelaku menendang korban sehingga korban kehilangan keseimbangan sehingga menabrak tiang,” terang Kapolres Pamekasan AKBP Doni Setiawan, dalam Konfrensi Pers, di Gedung Tratag Tunggu.
Sebelumnya, tim gabungan Polres Pamekasan dan Polres Sampang menangkap pelaku di Dusun Tlagah, Banyuates, Sampang sekitar pukul 10.00 WIB.
Pelaku yang tidak menyangka akan diringkus, sempat memberontak dan terjadi aksi kejar-kejaran dengan tim gabungan hingga ke rumah warga.
Wakapolres Pamekasan, Kompol Hendry Soelistiawan menyampaikan pelaku sempat diamanksn oleh petugas. Namun, melawan saat hendak ditangkap. Akibatnya, petugas menghadiahkan timah panas tepat di kedua kaki tulang keningnya.
“penindakan ini dilakukan karena tersangka berupaya melarikan diri dan membahayakan petugas maupun masyarakat sekitar,” tegas Hendry.
Atas perbuatannya, menurut Akp Doni, tersangka dijerat dengan Pasal 479 ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan kekerasan yanng mengakibatkan kematiankematian, hukuman paling lama 15 tahun penjara.
Diketahui, Korban adalah warga Desa Bilangan Barat, Pangenten Pamekasan.
Saat kejadian korban bersama anaknya HS (26) serta kedua cucunya Al (7) dan K yang masih berumur 20 bulan mengendarai Motor bernopol M 3863 CC hendak pulang.
Di pertengahan jalan, anak korban mengalami penjambretan sehingga korban burupaya mengejar Pelaku. Namun naas korban kehilangan keseimbangan dan menabrak tiang. (Aditya/Rd)







Komentar