Sumenep, Porosbaru.com : Keikutsertaan atlet pelajar Sumenep dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jatim XV 2026 tidak hanya diarahkan untuk mengejar prestasi pada ajang tersebut.
Kepala Disbudporapar Sumenep melalui Kabid Pemuda dan Olahraga Syaifuddin mengatakan, atlet yang berprestasi di POPDA berpeluang melanjutkan kiprah ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Mereka yang berprestasi akan berpeluang dalam event tahun 2027 melalui Porprov, yang nantinya berlanjut pada PON,” kata Syaifuddin kepada Porosbaru, Kamis (29/10/2026) sore.

Sebagai informasi, POPDA Jatim XV 2026 merupakan ajang olahraga pelajar tingkat Jawa Timur yang diikuti oleh kontingen dari berbagai daerah.
Pelaksanaan kompetisi dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober hingga 11 November 2026, dengan lokasi pertandingan dipusatkan di Surabaya dan Ngawi.
Delegasikan 165 Atlet dari 16 Cabor di POPDA Jatim XV
Sayifuddin menyebut, setidaknya terdapat 165 atlet dan pelatih yang mewakili Kabupaten Sumenep dalam ajang bergengsi tingkat pelajar tersebut.
Mereka terdiri dari atlet dan pelatih yang turun pada 16 cabang olahraga renang, judo, sepak takraw, atletik, bola voli, sepak bola, bola basket, tenis meja, tenis lapangan, angkat besi, panahan, pencak silat, karate, petanque, bulu tangkis, serta ski air.
“165 atlet dan pelatih dari 16 cabang olahraga meliputi : renang, judo, takraw, atletik, volly, sepak bola, basket, tennis meja, tennis lapangan, angkat besi, panahan, pencak silat, karate, petangq, bulutangkis, sky air,” rinci Syaifuddin.
Ia turut memastikan para atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi ketat dan telah menjalani serangkaian pemusatan latihan secara intensif di masing-masing cabang olahraga.
Proses seleksi dilakukan oleh masing-masing cabang olahraga melalui Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) maupun mekanisme seleksi internal dengan mempertimbangkan potensi atlet.

“Masing masing cabang olahraga melaksanakan seleksi baik melalui kejurkab yang dilaksanakan atau dengan proses pemilihan yang sepenuhnya dilakukan oleh cabang olahraga dengan memperhatikan potensi atlet yang dikirim mampu memberikan nama baik sumenep,” tegas Syaifuddin.
Selain menyiapkan keberlanjutan bagi atlet berprestasi, Disbudporapar Sumenep juga memasang target terhadap capaian kontingen pada POPDA Jatim XV 2026.
Syaifuddin menyebut, kontingen Sumenep ditargetkan mampu meraih juara serta memperoleh kenaikan peringkat lebih baik dibandingkan keikutsertaan pada POPDA sebelumnya.
“Target utama adalah juara, dan mampu naik peringkat dari tahun sebelumnya,” tuturnya.
Menurutnya, target tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong para atlet untuk memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti pertandingan di POPDA Jatim XV.
Di sisi lain, guna menjaga reginerasi pembinaan atlet usia dini, Disbudporapar Sumenep berkomitmen akan memperkuat sinergi dengan KONI dan masing-masing cabang olahraga.
Syaifuddin menerangkan, langkah tersebut diarahkan untuk mengaktifkan pembinaan atlet sejak usia dini sekaligus membuka ruang kompetisi di berbagai tingkatan di Kabupaten Sumenep.
“Bersinergi dengan KONI dan cabang olahraga untuk mengaktifkan pembinaan usia dini dan melaksanakan turnament dalam beberapa level di Kabupaten Sumenep melalui event olahraga dan Kejurkab di masing-masing cabang olahraga,” tandanya. (dty/rd).








Tidak ada Respon