Direktur Erliyati Sukses Jadikan KPRI RSUDMA Jadi Koperasi Sehat dan Berprestasi

SUMENEP, Porosbaru.com : Tak hanya mutu layanan kesehatan rumah sakit, usaha koperasi juga menjadi atensi Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr Erliyati. Selama kepemimpinanya, Erli mengupayakan supaya Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) RSUDMA berkembang menjajdi koperasi yang sehat dari sisi organisasi maupun keuangan.

Tercatat, sejak kehadiran Erliyati sebagai Direktur Rumah Sakit plat merah itu, KPRI RSUDMA pelan tapi pasti, terus berproses kearah yang positif. Secara fisik kita bisa melihat bagaimana proses itu berjalan, Mulai dari hanya mengandalkan usaha simpan pinjam, kini punya dua unit minimarket yang berdiri megah ditengah-tengah rumah sakit.

Bukan semata-mata bisnis, ide awalnya justru muncul dari rasa peduli serta empati sang direktur dalam melihat kebutuhan pengunjung dan keluarga pasien akan akses kebutuhan logistik yang cepat tanpa harus pergi keluar Rumah Sakit. Yang kemudian mendorong pengurus koperasi untuk berinovasi menjawab kebutuhan pengunjung dan keluarga pasien.

Tentu, dimulai dari perbaikan manajerial, pengetahuan tatakelola koperasi yang benar, semangat kolektif pengurus untuk bekerja professional. Hingga prestasi demi prestasi diraih dengan prestasi terbaru pada Hari Koperasi Nasional ke 79 KPRI RSUDMA sukses menyandang predikat sebagai “koperasi sehat”. Itu artinya, KPRI RSUDMA dibawah Direktur Erliyati telah benar-benar menjelma menjadi koperasi yang professional.

Predikat ini diberikan setelah tim penilai melakukan evaluasi komprehensif terhadap tiga aspek utama: kelembagaan, tata kelola, dan kinerja operasional. KPRI RSUDMA mencatatkan nilai 88,3 dan masuk dalam jajaran koperasi sehat di Kabupaten Sumenep.

Dir RSUD Sumenep
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr Erliyaty.(Foto Dok : Porosbaru.com)

“Predikat koperasi sehat ini tidak semata menjadi kebanggaan institusi kami. Lebih dari itu, ini adalah cerminan komitmen dan kerja keras kolektif pengurus serta anggota dalam menjalankan roda organisasi secara profesional dan berkelanjutan,” tegas dr. Erliyati, Kamis (23/7/2026)

Ia menambahkan, apresiasi dari Pemkab Sumenep menjadi motivasi untuk terus melakukan perbaikan. Fokus ke depan diarahkan pada peningkatan mutu layanan dan penguatan sistem tata kelola agar manfaatnya dirasakan langsung oleh anggota.

“Penganugerahan ini memacu kami untuk terus melakukan evaluasi, menyempurnakan aspek manajerial, serta menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada kami,” ungkapnya.

Erliyati merinci ada tiga faktor yang mengantarkan KPRI meraih predikat sehat. Pertama, penerapan manajemen yang sistematis dan akuntabel. Kedua, komitmen dan kedisiplinan pengurus dalam menjalankan tugas. Ketiga, keterlibatan aktif anggota dalam menyukseskan setiap program kerja koperasi.

Manajemen KPRI RSUDMA meyakini prinsip sehat, akuntabel, dan transparan adalah kunci menghadirkan manfaat nyata bagi anggota. Ke depan, koperasi berkomitmen mempertahankan kinerja dan terus berinovasi agar dapat menjadi pilar penunjang kesejahteraan civitas RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

“Tanpa dukungan berkelanjutan dari seluruh anggota, kami tidak akan bisa mempertahankan status ini. Mari kita bersama-sama menjaga dan mengembangkan KPRI agar terus memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan bersama,” tutup dr. Erliyati.(R

Porosbaru.com berkomitmen menghadirkan berita yang aktual, berimbang, dan terpercaya. Dukung jurnalisme berkualitas dengan Pasang iklan Anda di Porosbaru sekarang .

Komentar