Sumenep, Porosbaru.com: Sebanyak 165 atlet dan pelatih Kabupaten Sumenep resmi dilepas oleh Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim pada Senin (26/10/2026) untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jatim XV 2026.
Kontingen Sumenep tersebut akan ambil bagian dalam 16 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dalam ajang tingkat pelajar se-Jawa Timur yang berlangsung sejak 29 Oktober hingga 11 November 2026.
Kepala Disbudporapar Sumenep Faruk Hanafi melalui Kabid Pemuda Olahrga Syaifuddin merinci, Cabor yang diikuti kontingen Sumenep meliputi renang, judo, sepak takraw, atletik, bola voli, sepak bola, bola basket, tenis meja, tenis lapangan, angkat besi, panahan, pencak silat, karate, petanque, bulu tangkis, serta ski air.

“165 atlet dan pelatih dari 16 cabang olahraga meliputi : renang, judo, takraw, atletik, volly, sepak bola, basket, tennis meja, tennis lapangan, angkat besi, panahan, pencak silat, karate, petangq, bulutangkis, sky air,” papar Syaifuddin kepada Porosbaru saat dihubungi pada Rabu (28/10/2026) sore.
Menurutnya, para atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi ketat dan telah menjalani serangkaian pemusatan latihan secara intensif di masing-masing Cabor.
Syaifuddin menilai keikutsertaan kontingen Sumenep dalam POPDA Jatim XV tidak hanya menjadi ajang bagi atlet pelajar untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan mengharumkan nama Sumenep di kanca Cabor Jawa Timur.
“Masing masing cabang olahraga melaksanakan seleksi baik melalui Kejurkab yang dilaksanakan atau dengan proses pemilihan yang sepenuhnya dilakukan oleh Cabang Olahraga dengan memperhatikan potensi atlet yang dikirim mampu memberikan nama baik sumenep,” ujarnya.
Target Sumenep di POPDA Jatim XV
Menghadapi persaingan tersebut, Disbudporapar Sumenep menargetkan kontingen daerah mampu meraih hasil lebih baik dibandingkan keikutsertaan pada POPDA sebelumnya.
Syaifuddin menyebut, target utama yang dibawa kontingen Sumenep adalah meraih kemenangan sekaligus memperbaiki peringkat daerah dalam klasemen POPDA Jatim XV.

“Target utama adalah juara, dan mampu naik peringkat dari tahun sebelumnya,” tegasnya.
Selain menargetkan prestasi pada POPDA Jatim XV, Disbudporapar Sumenep juga membuka peluang bagi atlet yang berprestasi untuk melanjutkan kiprahnya pada ajang olahraga di tingkat berikutnya.
Syaifuddin memastikan, atlet yang menunjukkan prestasi di POPDA berpeluang mengikuti event olahraga pada 2027 melalui Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), yang selanjutnya dapat berlanjut hingga ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Mereka yang berprestasi akan berpeluang dalam event tahun 2027 melalui Porprov, yang nantinya berlanjut pada PON,” terangnya.
Guna mendukung kesinambungan pembinaan tersebut, Disbudporapar Sumenep akan bersinergi dengan KONI dan masing-masing cabang olahraga dalam mengaktifkan pembinaan atlet sejak usia dini.
Syaifuddin menegaskan, strategi tersebut dilakukan dengan cara memperbanyak ruang pembinaan dan kompetisi bagi atlet, baik bagi yang belum berprestasi mauapun yang telah berprestasi di Kabupaten Sumenep.
“Bersinergi dengan KONI dan cabang olahraga untuk mengaktifkan pembinaan usia dini dan melaksanakan turnament dalam beberapa level di Kabupaten Sumenep melalui event olahraga dan Kejurkab di masing-masing cabang olahraga,” tandasnya. (dty/rd).








Tidak ada Respon