Yogyakarta, Porosbaru.com : Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 2025-2030 di Yogyakarta, Senin (14/9/2026).
Dalam pelantikan tersebut, Heru Bantolo resmi dipercaya memimpin DPD Hanura DIY sebagai ketua. Ia menyatakan siap menjalankan amanah tersebut dengan memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah.
Heru juga menargetkan Hanura mampu meraih hasil maksimal pada Pemilu 2029. Ia menegaskan akan membawa simbol dan semangat Hanura ke seluruh wilayah DIY.
“Atas kepercayaan Ketua Umum, saya akan kibarkan bendera Singa Hanura ke seluruh provinsi di Yogyakarta dan meraih hasil maksimal di Pemilu 2029,” ujar Heru Bantolo dalam sambutannya.
Menurut Heru, konsolidasi akan dilakukan secara serius dan berkelanjutan di seluruh tingkatan kepengurusan. Selain membangun kekuatan internal, Hanura DIY juga akan menjaga hubungan dengan berbagai unsur politik di daerah.
Ia berharap Hanura dapat berkembang menjadi salah satu kekuatan politik yang mendapat kepercayaan masyarakat Yogyakarta.
“Semoga Hanura menjadi kekuatan politik yang dibanggakan di Yogyakarta,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Hanura Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK), Akhmad Muqowam, menyampaikan pesan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta (OSO) kepada pengurus DPD DIY yang baru dilantik.
OSO mengingatkan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab pengurus dalam menjalankan roda organisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pelantikan bukan akhir, tapi awal tanggung jawab. Buktikan, siapa yang bekerja dan apa yang dikerjakan, apa manfaatnya bagi organisasi dan masyarakat,” ucap Muqowam saat membacakan arahan OSO.
Menurut Muqowam, OSO meminta pengurus Hanura DIY tidak berhenti pada pembentukan struktur organisasi di atas kertas. DPD harus memastikan terbentuknya DPC, PAC, hingga struktur di tingkat bawah yang memiliki kader, aktivitas, serta agenda kerja yang berjalan.
Struktur tersebut juga diminta membangun hubungan erat dengan masyarakat di tingkat akar rumput. Dengan demikian, slogan Hanura yang menekankan keberpihakan kepada daerah dapat diwujudkan melalui kerja nyata.

“Kader harus hadir saat masyarakat daerah mendapati persoalan, dengar rakyat, pahami masalah, perjuangkan, kawal pelaksanaannya,” pesan OSO yang disampaikan Muqowam.
OSO juga mengingatkan seluruh pengurus agar tidak menggunakan jabatan untuk kepentingan pribadi. Kepentingan organisasi dan masyarakat harus menjadi prioritas dalam menjalankan amanah partai.
“Jangan pulang hanya membawa SK. Bekerja serius demi organisasi, jaga kehormatan partai, temani rakyat, mari kita songsong Pemilu 2029, untuk kemenangan Hanura,” tegasnya.
Pelantikan DPD Hanura DIY tersebut berlangsung bersamaan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota Partai Hanura tahun 2026.
Dalam rangkaian pelantikan, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Hanura Hanurani membacakan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD Hanura DIY periode 2025-2030.
Dalam SK tersebut, Heru Bantolo ditetapkan sebagai Ketua DPD Hanura DIY, sedangkan Johnson Erwin Sitohang dipercaya sebagai sekretaris.
Selanjutnya, Ketua Dewan Penasihat Hanura, Irjen Pol Marwan Paris, membacakan naskah pelantikan sekaligus melantik jajaran pengurus DPD Hanura DIY.
Usai pelantikan, Marwan Paris menyerahkan bendera pataka kepada pengurus baru DPD Hanura DIY sebagai simbol dimulainya tanggung jawab kepengurusan periode 2025-2030.
“Atas nama DPP Hanura, saya atas nama Ketua Umum, melantik saudara sekalian. Saya yakin saudara mampu melaksanakan tugas sesuai fungsinya dan mengabdi sepenuhnya untuk Hanura. Semoga mendapatkan hasil yang baik di Pemilu 2029,” ungkap Marwan Paris.





Tidak ada Respon