Jakarta, Porosbaru.com : Elektabilitas Partai Amanat Nasional (PAN) mencapai 5,1 persen dalam survei Indonesia Political Opinion (IPO) periode 27 Juli–3 Agustus 2026.
Capaian tersebut mendapat respons positif dari Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Slamet Ariyadi. Ia menyebut hasil survei sebagai bentuk kepercayaan masyarakat sekaligus dorongan bagi kader PAN untuk terus bekerja.
Oleh sebab itu, ia mengucapkan apresiasi kepada masyarakat Indonesia atas kepercayaan yang diberikan kepada PAN. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kerja-kerja kader PAN di tengah masyarakat mulai mendapatkan respons positif.
“Angka 5,1 persen ini menjadi kabar baik bagi keluarga besar PAN. Ini menunjukkan bahwa masyarakat melihat dan merasakan kerja nyata PAN. PAN harus terus hadir, membantu rakyat, mendengar aspirasi rakyat dan memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar Slamet Ariyadi.
Ia menegaskan, kepercayaan masyarakat tersebut harus dijawab dengan kerja nyata dan konsistensi dalam menjalankan politik yang dekat dengan kebutuhan rakyat.
“Terima kasih, beribu terima kasih kepada rakyat dan masyarakat Indonesia atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Partai Amanat Nasional. Kepercayaan ini akan kami jadikan komitmen untuk terus hadir di tengah-tengah masyarakat,” katanya.
Menurut Slamet, meningkatnya elektabilitas PAN tidak terlepas dari berbagai aktivitas kader di tengah masyarakat. Karena itu, program sosial dan kerja-kerja pelayanan masyarakat di berbagai daerah perlu terus diperkuat dan dilakukan secara berkelanjutan.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap seluruh kader PAN yang selama ini menjalankan berbagai program di lapangan. Slamet turut menyebut kiprah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sebagai bagian dari kontribusi kader PAN dalam pemerintahan.
“Ini juga menjadi bukti nyata kerja dan pengabdian ayahanda Zulkifli Hasan, serta seluruh kader PAN yang terus berjuang memberikan manfaat bagi masyarakat. Apa yang dilakukan kader di lapangan, dari pusat hingga daerah, harus terus kita tingkatkan,” tegasnya.
Meski demikian, Slamet mengingatkan seluruh kader PAN agar tidak menjadikan hasil survei sebagai tujuan akhir. Ia justru meminta capaian tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan kerja politik dan pelayanan kepada masyarakat.
“Jangan terlena dengan angka survei. Justru ini harus menjadi cambuk bagi kita untuk bekerja lebih keras. PAN Bantu Rakyat bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi gerakan nyata yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Slamet menambahkan, BM PAN akan terus mengambil peran dalam memperkuat konsolidasi organisasi, khususnya dengan melibatkan generasi muda. Menurutnya, kader muda PAN harus mampu hadir dan menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kepercayaan rakyat harus kita jaga dengan kerja nyata. Kita ingin PAN semakin besar, semakin kuat dan semakin dicintai rakyat,” pungkas Slamet Ariyadi.
Elektabilitas Parpol Dalam Survei IPO
Berdasarkan hasil survei IPO periode 27 Juli–3 Agustus 2026, Partai Gerindra berada di posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 17,5 persen.
PDIP menempati posisi berikutnya dengan elektabilitas 12,8 persen. Selanjutnya, Partai Golkar memperoleh 10,4 persen, Partai Demokrat 8,1 persen, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebesar 7 persen.
Sementara itu, PAN berada di angka 5,1 persen. Di bawahnya terdapat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 4,6 persen dan Partai NasDem sebesar 4,4 persen.
Adapun partai lainnya yang tercatat dalam survei tersebut yakni PSI sebesar 1,9 persen, PPP 1,6 persen, Perindo 0,9 persen, dan Partai Gerakan Rakyat 0,5 persen.
Hasil tersebut menjadi catatan tersendiri bagi PAN untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui kerja-kerja politik dan pelayanan yang dirasakan langsung oleh rakyat. (Aditya/Red).
Porosbaru.com berkomitmen menghadirkan berita yang aktual, berimbang, dan terpercaya. Dukung jurnalisme berkualitas dengan Pasang iklan Anda di Porosbaru sekarang .











Komentar