SUMENEP, Porosbaru.com – Pemkab Sumenep melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Sumenep menggelar Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah pada Minggu (15/2/2026), di Pendopo Agung Keraton Sumenep. Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan dan perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab.
Pj Sekda Sumenep Achmad Syahwan Effendy mengatakan, Isra Mikraj merupakan peristiwa agung perjalanan Rasulullah SAW untuk menerima perintah shalat. Menurutnya, peristiwa ini sangat bersejarah bagi umat Islam di seluruh dunia.
”Isro Mikraj ini menjadi awal mula perintah untuk melaksanakan ibadah salat,” ucapnya, ketika memberikan sambutan mewakili Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.
Dia menerangkan, Isra Mikraj bukan hanya sekadar perjalanan fisik Rasulullah. Akan tetapi, juga merupakan perjalanan spiritual yang mengajarkan keimanan, keteguhan, dan ketaatan.
Menurut dia, selain sebagai tiang agama, salat juga menjadi ruang dialog suci antara hamba dan Tuhannya. ”Mari kita jadikan salat sebagai fondasi untuk membangun pribadi, keluarga, dan masyarakat yang berakhlakul karimah. Acara ini menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah kita,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Sumenep juga menggelar Festival Kreasi Anak Yatim dan menyantuni 757 anak. Mereka juga diberikan voucher gratis untuk menikmati kuliner UMKM di Pasar Minggu.
Syahwan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan semangat solidaritas sosial di lingkungannya. Sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan semua elemen dalam membangun daerahyang inklusif dan berkeadilan sosial.
”Kegiatan ini mampu menggugah kepedulian seluruh elemen, baik ASN dan masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam memberikan perhatian kepada anak yatim dan piatu,” tandasnya. (Rd)







Komentar